beritamantan.com – Surat kabar Italia, Il Foglio, sukses menggelar eksperimen menulis artikel sepenuhnya dengan kecerdasan buatan (AI). Selama satu bulan, Il Foglio menerbitkan sisipan harian empat halaman yang seluruh isinya ditulis AI. Editor Claudio Cerasa menyebut uji coba ini meningkatkan penjualan dan menarik perhatian pembaca.
“BACA JUGA : Kerang Saus Cabai Korea, Pedas Gurih Bikin Ketagihan”
Cerasa menegaskan bahwa AI tidak akan menggantikan peran jurnalis di ruang redaksi. Ia melihat AI sebagai alat pendukung, bukan pengganti manusia. Il Foglio bahkan berencana menerbitkan edisi khusus mingguan yang ditulis AI untuk topik tertentu, seperti astronomi.
Terkesan dengan kemampuan AI
Menurut Cerasa, beberapa penerbit keliru memanfaatkan AI untuk mengurangi jumlah jurnalis. Ia justru percaya bahwa AI bisa membuka peluang kerja bagi mereka yang mampu memaksimalkan teknologi ini. Cerasa juga yakin AI akan mendorong wartawan menjadi lebih kreatif dan orisinal.
Cerasa mengaku terkesan dengan kemampuan AI dalam menulis artikel bernada ironi dan ulasan buku. AI mampu merangkum buku tebal menjadi kritik mendalam dalam waktu singkat. Namun, AI tetap membutuhkan arahan jelas, termasuk apakah ulasan harus bernada positif atau negatif.
Meski demikian, Cerasa menyoroti kekurangan AI yang tidak memiliki pemikiran kritis. AI selalu mengikuti perintah tanpa bisa menolak atau memberikan pandangan berbeda. Hal ini menjadi perbedaan utama antara jurnalis manusia dan mesin.
Selain itu, Cerasa juga menemukan beberapa kesalahan fakta dari AI. Salah satu contohnya adalah AI yang enggan memperbarui informasi terkait hasil pemilu Amerika Serikat 2024.
“BACA JUGA : Robot vs Manusia di Lomba Maraton China, Ini Pemenangnya”
Cerasa menegaskan bahwa diskusi dan pemikiran kritis adalah kunci jurnalisme berkualitas. Ia percaya AI hanya alat bantu, sementara kreativitas dan analisis tetap menjadi domain manusia.







Tinggalkan Balasan