beritamantan.com – Suntik Barbie Botox kini jadi tren di kalangan perempuan, terutama mereka yang ingin memiliki leher ramping dan jenjang. Setelah film Barbie yang dibintangi Margot Robbie sukses, perempuan muda berusia 20-an semakin tertarik untuk mencoba prosedur kosmetik ini. Dokter menggunakan prosedur suntik botulinum toxin atau Botox untuk membuat leher tampak lebih ramping dan sesuai dengan fisik aktris dalam film tersebut.
“BACA JUGA : Mulai Tahun Ini, Kenali Ijazah Digital dan Semua Fungsinya”
Leher Ramping yang Kini Populer
Orang-orang menyebut suntik Botox pada leher ini dengan nama Trap Tox. Dokter menyuntikkan botulinum toxin ke otot trapezius di punggung atas. Sebelumnya, dokter menggunakan prosedur ini untuk mengatasi migrain dan nyeri bahu. Pihak berwenang kini menyetujui prosedur ini untuk tujuan kosmetik meskipun masih tergolong off-label, tidak spesifik untuk area tubuh.
Menurut CEO Revance Therapeutics, Dustin Sjuts, prosedur ini bertujuan untuk memberikan leher yang lebih ramping dan berkontur seperti yang terlihat pada bintang film Barbie, Margot Robbie. Video dengan tanda pagar #BarbieBotox di TikTok telah menarik lebih dari 11 juta kali tonton, yang menunjukkan tingginya minat terhadap tren ini.
Namun, meskipun banyak yang tertarik, prosedur ini menimbulkan beberapa kekhawatiran. Dulu, orang berusia 40-an banyak menggunakan suntikan botox untuk tanda penuaan, kini perempuan muda sering menerapkannya untuk kecantikan. Beberapa ahli kecantikan dan dokter seperti Shilpi Kheterpal memperingatkan bahwa suntikan botox yang terlalu sering pada usia muda bisa menurunkan efektivitasnya seiring waktu. Penggunaan produk botox secara berulang dapat membuat molekulnya menjadi kurang efektif.
Para ahli juga mengingatkan agar hanya profesional medis berkompeten, seperti dokter berlisensi, yang melakukan suntikan. Penyuntikan botox yang tidak tepat bisa berisiko mengakibatkan kelemahan otot atau komplikasi lainnya.
“BACA JUGA : 6 Langkah Mudah untuk Mencintai Diri Sendiri dengan Penuh”
Meskipun prosedur ini relatif aman, risiko tetap muncul, terutama jika pihak yang tidak berkompeten melakukannya. Sebagai kesimpulan, meskipun tren suntik Barbie Botox menawarkan janji leher ramping ala aktris, penting untuk melakukannya dengan hati-hati dan melalui prosedur yang aman.







Tinggalkan Balasan